Rabu, 12 Januari 2011

Turi untuk makanan ternak

Turi (Sesbania grandiflora syn. Aeschynomene grandiflora) merupakan pohon kecil (tinggi mencapai 10m). Asal diduga dari Asia Selatan dan Asia Tenggara namun sekarang telah tersebar ke berbagai daerah tropis dunia.
Bentuk berupa pohon dengan percabangan jarang, cabang mendatar, batang utama tegak, tajuk cenderung meninggi, daun menyirip ganda. Bunganya tersusun majemuk, mahkota berwarna putih, tipe kupu-kupu khas Faboideae. Buah polong, menggantung.
Turi dimanfaatkan sebagai pohon peneduh jalan atau pekarangan. Daun dan bunganya dapat disayur. Bunganya biasanya digunakan dalam pecel. Kulit batang turi berkhasiat sebagai obat radang usus, obat seriawan dan obat kudis.
Nama-nama lokal di Indonesia mencakup turi (Jawa Tengah), turi (Pasundan), toroi (Madura), tuwi, suri (Mongondow), uliango (Gorontalo), gorgogua (Buol), kayu jawa (Baree, Makasar), ajutaluma (Bugis), palawu (Bima), tanunu (Sumba), gala-gala (Timor), tun (Ternate, Tidore).

Created by


Nama :DIDI ISWANDA
TTL : Terbanggi Subing, 25 September 1992
Alamat : Terbanggi Subing, Gunung Sugih Lampung Tengah.
Riwayat pendidikan : SD N1 Terbanggi Subing
SMP N4 Gunung Sugih
SMA Utama Wacana Kota Metro
Politeknik Negeri Lampung
Hobbi : Yang penting bisa bikin seneng dan positif aja
Warna favorit : putih, dan belajar menyukai warna hijau
Fb / e-mail : wanda_scuby@yahoo.co.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar